Cara Membuat Watermark Pada e-KTP

Di Indonesia, khususnya di era digital, pembobolan data tetap menjadi isu penting dan perlu ditangani. Baru-baru ini, masalah ini kembali menjadi pusat perhatian dan orang-orang khawatir tentang data pribadi mereka.

BACA JUGA : Mulai 1 November Whatsapp Tidak Dapat Digunakan Lagi di HP Android dan iPhone, ini Daftarnya

Pelanggaran data yang paling ditakuti adalah penyebaran e-KTP. Lalu ada NIK, tanggal lahir yang harus diurus, yang bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA : Data 1,3 juta Pengguna Aplikasi eHAC Kemenkes Diduga BOCOR

Banyak proses manajemen saat ini menggunakan e-KTP sebagai salah satu persyaratan yang harus dikirim secara digital. Misalnya, cek data saat mendaftar di e-wallet.Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengusulkan agar semua e-KTP yang digunakan untuk keperluan digital harus diberi watermark atau diberi watermark sebelum didistribusikan.

BACA JUGA : Data 1,3 juta Pengguna Aplikasi eHAC Kemenkes Diduga BOCOR

Kominfo menyediakan cara untuk membuat watermark melalui akun media sosial Anda.

  1. foto KTP
  2. Buka aplikasi edit foto sederhana atau buka melalui Instagram Story).
  3. Gunakan fitur ini untuk menambahkan teks ke aplikasi Anda.
  4. Masukkan informasi dalam format tanggal pemindaian dan kepentingannya. (Contoh: Scan e-KTP pada 09-06-2021 untuk validasi e-wallet).
  5. Tempatkan teks di area kosong e-KTP, atau buat agak transparan dan letakkan secara diagonal di seberang e-KTP.

Jika Anda membutuhkan foto secara langsung sehingga tidak dapat mengeditnya, ada cara untuk menulis posting secara manual dalam bentuk informasi yang Anda minati. Aplikasi Penghasil Uang Resmi dan Terbukti Membayar 2021

Ambil selembar kertas, tuliskan pentingnya foto dengan e-KTP, lalu tempelkan ke area kosong e-KTP. Download Aplikasi Cek Sertifikat Vaksin, MUDAH Tanpa Harus Dicetak!